Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan ialah aturan-aturan hidup ihwal tingkah laris yang baik dan buruk, yang berupa “bisikan-bisikan” atau bunyi batin yang berasal dari hati nurani manusia. Berdasar kodrat kemanusiaannya, hati nurani setiap insan “menyimpan” potensi nilai-nilai kesusilaan. Hal ini analog dengan hak-hak asasi insan yang dimiliki oleh setiap langsung insan lantaran kodrat kemanusiaannya, sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena potensi nilai-nilai kesusilaan itu tersimpan pada hati nurani setiap insan (yang berbudi), maka hati nurani insan sanggup disebut sebagai sumber norma kesusilaan. Ini sejalan dengan pendapat Widjaja ihwal moral dihubungkan dengan etika, yang membicarakan tata susila dan tata sopan santun. Tata susila mendorong untuk berbuat baik, lantaran hati kecilnya menganggap baik, atau bersumber dari hati nuraninya, lepas dari kekerabatan dan dampak orang lain (Widjaja, 1985: 154).Tidak jarang ketentuan-ketentuan norma agama juga menjadi ketentuan-ketentuan norma kesusilaan, lantaran pada hakikatnya nilainilai keagamaan dan kesusilaan itu berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Demikian pula lantaran sifatnya yang menempel pada diri setiap manusia, maka nilai-nilai kesusilaan itu bersifat universal. Dengan kata lain, nilai-nilai kesusilaan yang universal tersebut bebas dari dimensi ruang dan waktu, yang berarti berlaku di manapun dan kapanpun juga. Sebagai contoh, tindak pelecehan seksual dipandang sebagai tindakan yang melanggar kesusilaan, di penggalan dunia manapun dan pada masa kapanpun juga. Kepatuhan terhadap norma kesusilaan akan menyebabkan rasa bahagia, lantaran yang bersangkutan merasa tidak mengingkari hati nuraninya. Sebaliknya, pelanggaran terhadap norma kesusilaan pada hakikatnya merupakan pengingkaran terhadap hati nuraninya sendiri, sehingga sebagaimana dikemukakan dalam sebuah mutiara hikmah, pengingkaran terhadap hati nurani itu akan menyebabkan penyesalan atau bahkan penderitaan batin. Inilah bentuk hukuman terhadap pelanggaran norma kesusilaan.
0 Response to "Norma Kesusilaan"
Posting Komentar