-->

iklan banner

Pengertian Aturan Ii Kirchoff

Pengertian aturan II kirchoff - Tahukah kau apa itu aturan kirchoff 2. Sebelumnya aturan kirchoff merupakan 2 persamaan yang bekerjasama dengan tegangan dalam rangkaian listrik. Hukum kirchoff sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu aturan kirchoff 1 dan aturan kirchoff 2. Untuk aturan kirchoff 1 silahkan baca artikel tentang: Pengertian Hukum I Kirchoff. Sedangkan untuk kali ini kami akan membahas wacana pengertian aturan 2 kirchoff. Mungkin diantara kau ada yang pernah mendengar menyerupai apa yang dimaksud aturan kirchoff 2, namun lupa menyerupai apa definisi aturan kirchoff 2. Maka dari itulah kami di sini menuliskan wacana apa yang dimaksud dengan aturan kirchoff 2 untuk mengingatkan kembali atau sanggup anda jadikan sebagai catatan yang sanggup kau baca kalau suatu ketika lupa. Berikut ini klarifikasi dari kami wacana pengertian dan suara aturan kirchoff 2 beserta pola soal aturan kirchoff ii.

Pengertian Hukum Kirchoff II

Hukum Kirchoff 2 yaitu aturan kirchoff yang dipergunakan untuk melaksanakan analisis tegangan atau beda potensial komponen-komponen elektronik pada sebuah rangkaian tertutup. Hukum kirchoff 2 ini sering disebut dengan aturan tegangan kirchoff atau Kirchoff’s Voltage Law (KVL).

Hukum II Kirchoff adalah aturan yang berkaitan dengan tegangan dan gaya gerak pada rangkaian listrik tertutup (loop). Hukum II Kirchff menyatakan bahwa pada rangkaian listrik tertutup, jumlah aljabar gaya gerak listrik (E) dengan penurunan tegangan (IR) sama dengan nol.
Dalam memakai persamaan aturan II Kirchoff, kita harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.
  • Kuat arus bertanda positif (+) kalau searah dengan arah loop yang kita tentukan dan bertanda negatif (-) kalau berlawanan dengan arah loop yang kita tentukan.
  • Apabila ketika mengikuti arah loop, kutub positif sumber tegangan dijumpai lebih dahulu daripada kutub negatifnya, maka GGL (E) bertanda positif (+). Sebaliknya, kalau kutub negatif dijumpai lebih dahulu, maka GGL (E) bernilai negatif (-).

Berikut ini ialah suara aturan kirchoff 2:
 persamaan yang bekerjasama dengan tegangan dalam rangkaian listrik Pengertian Hukum II Kirchoff

Agar lebih terang dan sanggup memahami suara aturan kirchoff 2, perhatikan rangkaian dan rumus berikut ini:
 persamaan yang bekerjasama dengan tegangan dalam rangkaian listrik Pengertian Hukum II Kirchoff

Berdasarkan dari rangkaian tersebut, maka sanggup dirumuskan sebagai berikut ini:

Vab + Vbc + Vcd + Vda = 0

Contoh Soal Hukum Kirchoff II

Agar lebih paham wacana aturan kirchoff 2, maka di sini kami akan memperlihatkan pola soal wacana aturan kirchoff ii. Silahkan perhatikan pola soal dan balasan aturan kirchoff ii berikut ini.
 persamaan yang bekerjasama dengan tegangan dalam rangkaian listrik Pengertian Hukum II Kirchoff

Perhatikanlah rangkaian diatas, nilai-nilai Resistor yang ada dalam rangkaian tersebut yaitu sebagai berikut ini:
R1 = 10?
R2 = 20?
R3 = 40?
V1 = 10V
V2 = 20V

Berakah arus yang melewati resistor R3 ?

Jawaban :
Dalam rangkian tersebut ada 3 percabangan, 2 titik, serta 2 loop bebas (independent).
Untuk persamaan pada titik A dan titik B, gunakanlah aturan kirchoff I (hukum berpengaruh arus kirchoff).
Titik A : I1 + I2 = I3
Titik B : I3 = I1 + I2

Untuk Loop1, Loop 2 dan Loop 3, gunakanlah aturan kirchoff II (hukum tegangan kirchoof).
Loop 1 : 10 = R1 x I1 + R3 x I3 = 10I1 + 40I3
Loop 2 : 20 = R2 x I2 + R3 x I3 = 20I2 + 40I3
Loop 3 : 10 - 20 = 10I1 - 20I2

Seperti yang sebelumnya telah disebutkan, bahwa I3 ialah hasil dari penjumlahan I1 dan I2, maka persamaannya sanggup kita buat menyerupai berikut ini:
Persamaan 1 : 10 = 10I1 + 40(I1 + I2) = 50I1 + 40I2
Persamaan 2 : 20 = 20I2 + 40(I1 + I2) = 40I1 + 60I2

Kaprikornus kini memiliki 2 persamaan, dari persamaan tersebutlah kita memperoleh I1 dan I2 sebagai berikut ini.
I1 = -0.143 Ampere
I2 = +0.429 Ampere

Seperti yang telah diketahui bahwa I3 = I1 + I2
Sehingga arus listrik yang mengalir pada R3 yaitu -0.143 + 0.429 = 0.286 Ampere
Kemudian tegangan yang melawan R3 ialah 0.286 x 40 = 11.44 Volt

Tanda (-) negatif pada arus I1 itu mengambarkan kalau arah ajaran arus listrik yang diasumsikan dalam rangkaian tersebut yaitu salah. Kaprikornus arah ajaran arus listrik semestinya menuju ke V1, sehingga V2 (20V) melaksanakan charging atau pengisian arus terhadap V1.

Demikianlah klarifikasi dari kami wacana Pengertian Hukum II Kirchoff. Semoga klarifikasi yang kami tuliskan dalam blog temukan pengertian di atas sanggup memperlihatkan manfaat.

Sumber http://temukanpengertian.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Aturan Ii Kirchoff"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel